Parkir adalah keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang
bersifat sementara karena ditinggalkan oleh pengemudinya. Secara hukum dilarang untuk parkir di tengah jalan raya; namun parkir di sisi jalan umumnya diperbolehkan.
Fasilitas parkir dibangun bersama-sama dengan kebanyakan gedung, untuk
memfasilitasi kendaraan pemakai gedung.Termasuk dalam pengertian parkir adalah
setiap kendaraan yang berhenti pada tempat-tempat tertentu baik yang dinyatakan
dengan rambu lalu lintas ataupun
tidak, serta tidak semata-mata untuk kepentingan menaikkan dan/atau menurunkan
orang dan/atau barang.
Ada
tiga jenis utama parkir, yang berdasarkan pengaturan posisi kendaraan, yaitu parkir paralel, parkir tegak lurus, dan parkir serong.
Fasilitas
parkir untuk umum di luar badan jalan dapat berupa taman parkir dan/atau gedung
parkir. Penetapan lokasi dan pembangunan fasilitas parkir untuk umum, dilakukan
dengan memperhatikan rencana umum tata ruang daerah, keselamatan dan kelancaran
lalu lintas, kelestarian lingkungan, dan kemudahan bagi pengguna jasa.
Penyelenggaraan fasilitas parkir untuk umum dilakukan oleh pemerintah, badan
hukum negara atau warga negara. Penyelenggara fasilitas parkir untuk umum dapat
memungut biaya terhadap penggunaan fasilitas yang diusahakan.
Fasilitas
parkir berbentuk:
Bagi
sebagian besar kendaraan bermotor, ada tiga cara parkir, berdasarkan susunan
kendaraan - parkir paralel, parkir tegak lurus, dan parkir serong. Ini adalah
konfigurasi dimana pengemudi kendaraan dapat mengakses parkir secara
mandiri.
Parkir paralel
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Parkir paralel
Parkir
sejajar dimana parkir diatur dalam sebuah baris, dengan bumper
depan mobil menghadap salah satu bumper belakang yang berdekatan. Parkir
dilakukan sejajar dengan tepi jalan, baik di sisi kiri jalan atau sisi kanan
atau kedua sisi bila hal itu memungkinkan,. Parkir paralel adalah cara paling
umum dilakasanakan untuk parkir mobil dipinggir jalan. Cara ini juga digunakan
dipelataran parkir ataupun gedung parkir khususnya untuk mengisi ruang parkir
yang parkir serong tidak memungkinkan.
Parkir tegak lurus
Artikel utama untuk bagian ini adalah: parkir tegak lurus
Dengan
cara ini mobil diparkir tegak lurus, berdampingan, menghadap tegak lurus ke
lorong/gang, trotoar, atau dinding. Jenis mobil ini parkir lebih terukur
daripada parkir paralel dan karena itu biasanya digunakan di tempat di
pelataran parkir parkir atau gedung parkir. Sering kali, di tempat parkir mobil
menggunakan parkir tegak lurus, dua baris tempat parkir dapat diatur berhadapan
depan dengan depan, dengan atau tanpa gang di antara keduanya. Bisa juga parkir
tegak lurus dilakukan dipinggir jalan sepanjang
jalan dimana parkir ditempatkan cukup lebar untuk kendaraan
keluar atau masuk ke ruang parkir.apa bener
Parkir
serong
Artikel utama untuk bagian ini adalah: Parkir serong
Salah
satu cara parkir yang banyak digunakan dipinggir jalan ataupun di pelataran
maupun gedung parkir adalah parkir serong yang memudahkan kendaraan masuk
ataupun keluar dari ruang parkir. Pada pelataran ataupun gedung parkir yang
luas, diperlukan gang yang lebih sempit bila dibandingkan dengan parkir tegak
lurus.